semua berawal dari kesal dan amarah yang amat sangat, timbul keinginan untuk membuat kau jera sekaligus memberikan pelajaran bahwa apa yang kau lakukan sangat tidak lah baik… bahwa apa yang kau lakukan semua nya salah dan di luar batas wajar, ya ngga wajar… dengan penuh amarah aku mulai semua nya, dengan kekesalan yang memuncak…
dengan topeng yang aku buat, dengan dongeng yang aku buat juga kau berhasil aku taklukan… ya, membuat kau jatuh cinta dan menyesali akan semua perlakuan mu kepada ku… dengan semua kata-kata bijak dan mencoba menjadi penyeimbang kehidupan mu, aku berhasil membuat mu bertekuk lutut untuk aku dan ingin masuk dalam kehidupan yang aku buat…
dengan permohonan maaf yang telah kau buat, walau bukan dari dasar hati mu aku sudah merasa cukup puas… aku sudah mengatakan kalau tindakan dan kelakuan dan perlakuan yang dia lakukan dan dia buat adalah salah, tidak dapat di benarkan walau dari sisi mana pun… aku sudah sangat puas dengan apa yang aku katakan dan aku membenarkan apa yang salah dari sikap dan tabiat mu, aku puas…
saat sedih kau menceritakan semua kesedihan mu, saat bahagia dan bangga kau menceritakan semua hal tentang keluarga-anak-teman bahkan musuh yang kau anggap mengesalkan dengan kata” kasar yang di tujukan untuk mu kau mencerita kan nya… ya, aku tempat kamu mengadu dan menceritakan semua keluhan dan kesedihan mu…
saat kamu cemburu dengan semua yang aku ceritakan dalam kehidupan ku dengan kehidupan yang tentu saja aku rancang sedemikian rupa untuk mu… dengan segala kesusahan dan kesedihan yang aku buat dengan maksud agar ku mundur dan meninggalkan aku, ternyata aku aku salah…
kau semakin masuk ke dalam dan mencoba masuk ke dalam hidup ku, maaf aku… saat ini aku sudah mengetahui dengan niat apa kau melukai aku dan alasan kenapa kau bisa dengan tega dan jahat dengan semua yang dia lakukan, aku paham sekarang… apa yang membuat mu begitu egois, keras dan kejam… maaf, tapi itulah yang aku lihat di mataku dan semua nya…
sudah saat nya aku tinggal kan kau, dan saat nya aku meninggalkan semua dendam yang aku rasakan… walau sebenar nya aku masih merasakan marah itu, akan aku coba maaf kan kamu sesuai dengan janji yang aku buat dengan kamu dan dengan diri ku sendiri… aku akan coba untuk memaafkan mu, akan aku coba…
tapiaku tidak akan menjanjikan kapan akan maaf itu keluar untuk kamu, untuk semua kesalahan yang telah kau lakukan dan juga telah kau perbuat… tidak segampang itu kau dapat kan maaf untuk semua nya, aku bukan orang yang dapat dengan mudah melupakan kesalahan dan juga memaafkan…