Dikirimkan pada

burung merak yang congkak…

mungkin ngga seharus nya aku bertindak seperti ini, mungkin ngga sewajar nya aku berprilaku seperti ini… marah-dendam dan kesal masih selalu ada di kepala, walau sering aku memperhatikan kata” bijak yang selalu mengingatkan kalau marah-dendam dan kesal tidak baik untuk hati dan bisa memperburuk cara kita memandang hari depan… aku sadar akan semua nya, tidak baik-salah dan berdosa…

Padahal beberapa tulisan sebelum nya ada gw bahas tentang dendam dan amarah yang ngga seharus nya di umbar dan di pertahan kan seperti sekarang ini, heemmm…

aku sudah coba untuk melupakan semuanya, tidak pernah bisa… tidak pernah bisa, sampai dengan hari ini aku masih belum bisa untuk melupakan apalagi memaafkan tindakan-cara dan kata”… aku masih takjub dengan semuanya, ada manusia seperti dia yang tidak memiliki rasa bersalah apa lagi rasa malu untuk semua tindakan yang telah dia lakukan… tidak malu akan semua kata” dan perilaku nya, kadang aku iba dan kadang aku murka dengan semua nya…

mungkin dia seperti sekarang ini bukan atas keinginan dia, bukan atas perbuatan dia… suami yang meninggal karena sakit, membuat aku iba… anak yang masih kecil, tuntutan hidup yang perlu kau tanggung dan beban status yang kau sandang… ya, aku iba akan hidup mu… dengan umur yang masih belia kau sudah harus hadapi kehidupan dengan beban status dan biaya hidup untuk semuanya, aku minta maaf untuk itu walau itu semua bukan salah ku…

kau baik-kau ceria-kau selalu tertawa dan membuat suasana menjadi ceria, semua orang mungkin suka pada mu tapi tidak aku… sampai sekarang aku masih bertanya dalam hati, apa salah ku sama kamu??? kenapa kamu sampai tega buat aku kek gini, apa salah aku??? apa kamu ngga mikirin gimana perasaan aku, perempuan yang sudah menjadi pasangan laki” yang sedang kamu dekati??? apa kamu ngga berfikir ke sana, ngga???

aku rasa ngga ada perasaan itu di hati kamu, ngga ada pasti nya… karena semua nya kau lakukan dengan sadar, dari awal kamu juga sudah tau bahwa laki” itu tidak sendiri dan banyak teman kamu juga yang memperingatkan… kamu bukan nya tidak tahu, kamu tidak mau tahu akan itu… hanya bisa berdoa, suatu hari nanti kamu akan merasakan apa yang aku rasakan… supaya kamu tau apa yang aku rasa sekarang, sakit-sedih dan kecewa… ya, kau akan rasakan semuanya…

suatu hari nanti kamu akan merasakan dan menikmati semuanya, semua yang aku rasakan saat ini akan kamu rasakan juga… walau aku ngga akan tau kabar kamu dan doa ini ngga baik, agar kamu bisa paham bahwa apa yang kamu lakukan salah dan ngga baik dan sangat buruk… ya aku masih marah, kesal dan kecewa… ya, semua masih ada walau kau sudah menganggap semua sudah selesai tapi belum dengan hatiku… masih sakit di sini, masih sampai dengan saat ini…

“Maaf, maaf aku belum bisa memaaf kan mu…” tindakan mu tidak manuasiawi, kau bagai kan merak yang dengan congkak melangkah tanpa memperdulikan perasaan orang lain… hanya kau dan perasaan mu lah yang penting dan perlu, hanya ada kamu di dalam duniamu… hanya kamu dan hati mu, suatu saat sayang… suatu saat, sampai kau sadar bahwa amat sangat sakit saat rasa itu datang dan bertahan… MERAK INDAH YANG AMAT SANGAT CONGKAK, itu lah kamu…

Tentang akkierrabanoe

girl that always want to be needed and be loved by all poeple around

2 Responses to burung merak yang congkak…

  1. Doa ⋅

    Ehm ehm, apa kabar akkie?

    • akkierrabanoe ⋅

      kabar akkie baik, tapi tidak sebaik suasana hati, kabar doo-doo bagaimana… semoga lebih baik dari akkie y, semoga lebih bahagia dan nyaman hati nya.. aamiin…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s